Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pena. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juli 2013

We are ..

Breathing has become so mundane that we hardly ever notice it, but if we stop and consider what’s happening every moment of our lives, it almost takes our breath away. Every few moments we inhale a complex mixture of nitrogen, oxygen, argon and carbon dioxide, and our lungs expand and our capillaries absorb the oxygen. It races through our bloodstream, pumped to all corners of our bodies by a lump of muscle and tissue that knocks against our rib cages and never gets an answer, but keeps on supporting us for our whole lifetimes anyway, for 2.5 billion beats in the complex song of life. 

We are intricate systems of muscles, nerves and tissue, wound together on a frame of hardened collagen and calcium, like the coral upon which a reef ecosystem depends. 

We are the products of four billion years of evolution, owing our every atom to the seething furnaces of a long-gone stellar explosions. 

We are machines, all of us: organic machines made of flesh and blood and sinew and a billion electrical impulses that pay tribute to our celestial ancestry, lighting up our brains like the stars light up the darkness.

We are such fragile, soft machines.

sciencesoup.

Minggu, 02 Juni 2013

Ini

Selamat tanggal tiga juni
wanita yang pergi karna bodohnya diri

Maafku untuk menyiakanmu
juga sesalku karna meninggalkanmu
tidak akan memiliki ujung.

Kamu berhak tau ini.

Kamis, 28 Februari 2013

Kamu, dimana?

Satu purnama sudah aku terbangun
Belum sempat juga aku melihat
Kamu, dimana?
Sehelai rambutmu pun tak nampak
Aroma mu tak semerbak,
Tak seperti biasanya
Jika begitu
Bagaimana aku dapat menjaga bayangmu
Tetap menari di benakku?

Amakwpp

Rabu, 06 Februari 2013

Hei !



Hei, 
kamu yang ada di imajinasiku

Sempatkanlah,
walaupun sedektik

Menengok ke arahku

Untuk sekedar melemparkan senyum

Agar aku pasti

Kamu bukan ilusi

Selasa, 05 Februari 2013

Musikmu



Dingin angkuh

Menyambangi ceruk terkecil hasrat yang ku punya

Aku terbimbing oleh naluri

Mengikuti ritme yang kau ciptakan

Itukah musikmu?

Getaran yang jatuh ke palung sukma

Yang mampu membuatku menari diatas kama

Itukah musikmu?

Debaran yang hingar ditabuh krida

Hingga raga lupa untuk apa ia ada

Itukah musikmu?

Cipratan di dalam dada

Sampai jantung turut berdegub tanpa reda

Itukah musikmu?

Yang membuatku terbimbing naluri

Mengikuti ritme yang kau ciptakan

Bukan.

Aku yang ciptakan.

Itukah musikmu?

Ataukah musiku?

Yang tak sadar aku mainkan

Setiap aku melihatmu

Buat kamu, yang cuma berani aku tatap dari jauh. (kw)

Sabtu, 02 Februari 2013

INDONESIA, maafin Gue

Oke, ada satu tulisan yang gue baca udah cukup lama. Gw baca dari  RockNrollers , Blognya Melani Subono. Bagus, karna sejak saat baca itu, pikiran gue lebih terbuka. Langsung aja kalian liat ya. cuss!


INDONESIA, maafin Gue

Malem ini , gue baru aja pulang dari studio . Cukup terhibur di jalan , komplek dll dikanan kiri banyak banget rumah rumah yang masang bendera .. bahkan di twitter gue ngeliat semangat orang- orang yang ngomongin berjuta cara buat besok ngelewatin perayaan hari kemerdekaan Indonesia .
Sampailah gue dirumah , sambil denger mixingan lagu baru tentang 4 mimpi anak Indonesia , 4 mimpi isi cita cita mulia buat jadi yang terbaik untuk Negara kita tercinta ini .
Sampailah gue dilantai atas rumah, dan sambil berniat makan malam, gue nyalain tv .
CHANNEL TV PERTAMA Sebuah container melindas seorang pedagang/ gerobak .
CHANNEL TV KEDUA Si koruptor A yang telah mengambil dana Negara sebesar ..
CHANNEL TV KETIGA Bentrok masa di daerah A , bbrp orang luka-luka karena pelemparan petasan ..
CHANNEL TV KEEMPAT Seorang Bapak mengambil nyawa bayinya sendiri karena menangis terus

KLIK. Gue mendingan matiin tv gue , dan beralih membuka laptop dan beberapa peralatan elektronik dan iseng iseng gue coba ngeliat status orang orang di berbagai media social
BLACKBERRY MESSANGER STATUS 17 Agustus mayan buat libur
TWITTER Buset pak SBY mah prihatin mulu .. blab la bla
FACEBOOK Buat apa idup lo . Liat aja gue bakal bales blab la bla
SEKALI LAGI gue tutup itu semua dan gue memutuskan untuk memulai tulisan ini .

Ya, gue pun banyak mengalami kecewa sama aparat yang ada di Negara ini , tapi ya sebagian dari merekapun adalah pilihan gue .
Ya, gue banyak merasa dirugikan oleh aparat aparat pejabat di Negara ini , tapi gue pun belum berbuat lebih banyak kok
Ya, gue sering kali complain akan koruptor, korupsi , dll yang ada di sini, tapi ya . Gue pun masih suka berbisnis dengan system mark up .. dan gue percaya TIDAK ADA SATUPUN orang yang tidak pernah korupsi , mungkin tidak dalam angka besar., tapi ingat Tuhan tidak pernah membedakan hitungan . Saat gue mencuri uang sekolah sebesar 100 rupiah dulu, itupun gue SUDAH korupsi .
Ya, gue suka complain pada saat pak SBY mengatakan prihatin untuk banyak hal . Tapi apakah guepun tidak pernah melihat sesuatu, lalu membatin kasihan . dan berlalu begitu saja tanpa melakukan apapun ?
Ya, gue benci melihat mereka yang beratas namakan agama , lalu merusak atau menghancurkan apapun yang mereka liat disekitar mereka . Tapi tanpa sadar guepun sering marah saat baru keluar rumah ibadah, atau ngomong Astaghfirullah . Atau Yaa Tuhan !!!!! trus marah apakah bedanya itu ?
Ya, gue marah melihat banyaknya penyelewengan dana rakyat digunakan untuk banyak hal yang tidak semestinya. Tapi ya, tidak sekali dua kali juga gue lupa atau terlambat membayarkan pajak gue .lalu apa hak gue untuk marah ?
Ya, kita marah saat batik, wayang , atau apapun yang kita anggap milik kita di claim oleh Negara lain. Tapi, apakah selama ini kita benar benar membanggakan dan menggunakan dan mempedulikan apa yang kita punya ? Apa bedanya kita tidak belajar saat mau ujian dan akhirnya oranglain yang dapetin gelar juara / ranking 1 ? Kita juga gak berusaha memperjuangkan kok
Lalu gue berdiri di depan kaca, dan mencoba menyanyikan semua lagu nasional yang pernah gue pelajari saat sekolah. Bahkan ternyata Pancasila gue sudah tidak lancar .
Lalu gue sadar satu hal
Gue adalah semua yang gue complain tentang Indonesia .
Indonesia gue yang cantik, indah, kaya , membanggakan, dan sejuta kata keren lainnya .
Ya, ini udah jam 12 malam.
Artinya 66 tahun sudah Indonesia merdeka, Indonesia menjadi milik kita seutuhnya .
Sayangkah kita sama saudara- saudara sebangsa kita ?
Bagaimana kita bisa menyayangi sesama kita, kalau menyayangi diri kita sendiri pun kita tidak bisa ? Sayangkah kita pada diri kita sendiri kalau peraturan kita lakukan bukan karna diri, tapi hanya karna hukuman atau karna ada polisi ?
Pada saat hari batik ,semua orang akan menggunakan batik dan setelah itu hanya sebagian kecil yang menggunakan .
Pada bulan puasa ,panti asuhan dan anak jalanan akan berlimpah ruah dengan berkah. Andaikan bulan indah ini berlangsung sepanjang 365 hari .
Pada hari lebaran kita akan saling memaafkan karna harinya mengharuskan itu . Andaikan lebaran ada 20x dalam setahun .
Pada hari aids kita akan campaign ttg saudara saudara kita, karna hari itulah mereka diingat . Apakah hari lain mereka sehat ?
Dan jutaan perayaan lainnya .
Hari ini adalah hari perayaan kemerdekaan Indonesia .
Apakah kita cinta pada Indonesia hanya pada hari hari ini ?
Apakah bagi yang mampu besok akan lebih memilih untuk melancong keluar negeri ketimbang menjelajahi ribuan daerah cantik diIndonesia, tapi ikutan marah bila suatu hari daerah kita di claim oleh Negara lain ?

Indonesia,
Saya cinta kamu Saya bangga sama kamu
Maafin saya yang belum jadi warga, anak , saudara yang baik .
Maaf saya belum banyak berbuat apa apa .

Saya akan berubah.
Saya yakin, kalau semua mulai dari diri sendiri saja, pada saat perayaan tahun depan, kamu akan jauh lebih bangga sama saya .
Dan saya yakin kalau semua dimulai dari diri sendiri saja , tahun depan semua sudah jauh lebih indah .

(MELANIE SUBONO - 16 Agustus 2011, 23.30 WIB)