Laman

Selasa, 05 Februari 2013

Musikmu



Dingin angkuh

Menyambangi ceruk terkecil hasrat yang ku punya

Aku terbimbing oleh naluri

Mengikuti ritme yang kau ciptakan

Itukah musikmu?

Getaran yang jatuh ke palung sukma

Yang mampu membuatku menari diatas kama

Itukah musikmu?

Debaran yang hingar ditabuh krida

Hingga raga lupa untuk apa ia ada

Itukah musikmu?

Cipratan di dalam dada

Sampai jantung turut berdegub tanpa reda

Itukah musikmu?

Yang membuatku terbimbing naluri

Mengikuti ritme yang kau ciptakan

Bukan.

Aku yang ciptakan.

Itukah musikmu?

Ataukah musiku?

Yang tak sadar aku mainkan

Setiap aku melihatmu

Buat kamu, yang cuma berani aku tatap dari jauh. (kw)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar